Sangiran Kabupaten Karanganyar

Download Dokumen

Sangiran adalah situs arkeologi di Jawa Tengah, Indonesia. Terletak 17 kilometer sebelah utara Kota Surakarta, di lembah sungai Bengawan Solo. Menurut laporan UNESCO (1995) "Sangiran diakui oleh para ilmuwan untuk menjadi salah satu situs yang paling penting di dunia untuk mempelajari fosil manusia, disejajarkan bersama situs Zhoukoudian (Cina), Willandra Lakes (Australia), Olduvai Gorge (Tanzania), dan Sterkfontein (Afrika Selatan).

Selanjutnya, Sangiran dianggap sebagai salah satu pusat penelitian dunia tentang sejarah eksistensi manusia purba, lebih dari 50% fosil manusia purba digali di Sangiran.Sangiran adalah situs arkeologi di Jawa Tengah, Indonesia. Terletak 17 kilometer sebelah utara Kota Surakarta, di lembah sungai Bengawan Solo. Menurut laporan UNESCO (1995) "Sangiran diakui oleh para ilmuwan untuk menjadi salah satu situs yang paling penting di dunia untuk mempelajari fosil manusia, disejajarkan bersama situs Zhoukoudian (Cina), Willandra Lakes (Australia), Olduvai Gorge (Tanzania), dan Sterkfontein (Afrika Selatan). Selanjutnya, Sangiran dianggap sebagai salah satu pusat penelitian dunia tentang sejarah eksistensi manusia purba, lebih dari 50% fosil manusia purba digali di Sangiran.

Pada tingkat provinsi, berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah No 10 Tahun 2012 tentang RIPPARDA Provinsi Jateng, kawasan Sangiran ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Provinsi (KSPP) Sangiran dan Sekitarnya yang berada di wilayah Destinasi Pariwisata Provinsi (DPP) Solo-Sangiran Dskt. Kawasan Sangiran memiliki potensi wisata sejarah dan budaya dengan produk wisata peninggalan sejarah.

Rencana Detil KSPN Sangiran dan sekitarnya dititikberatkan pada DTW di kawasan utama KSPN yang terbagi dalam 2 Sub kawasan, yaitu:

Sub Kawasan 1, meliputi: Wisata Situs Manusia Purba Sangiran, Desa Wisata Batik Pungsari-Kliwonan, Padepokan Keris Brojobuwono, Sangiran Edutainment Park, Hutan Wisata Sangiran, Desa Wisata dan Homestay, dan Wisata Dam Sub

Kawasan 2, meliputi: Makam Pangeran Samudro Gunung Kemukus, Taman Wisata Kedung Kancil, dan Waduk Kedung Ombo.

Pembangunan KSPN Sangiran

Latar Belakang

Kawasan Inti merupakan kawasan yang berfungsi sebagai pintu masuk utama wisata Sangiran, meliputi sub terminal di Desa Krikilan yang dilengkapi dengan toko suvenir dan fasilitas pendukung. Selain itu, ada juga wisata alam berbasis ekowisata dengan potensi Dam, sungai, hutan dan pertanian, serta menara pandang yang dilengkapi dengan fasilitas pendukung.

Cakupan Kerja

  • Peningkatan Gerbang Wisata;
  • Pengembangan Destinasi Wisatawan;
  • Revitalisasi Menara Pandang;
  • Pengembangan Amphiteater;
  • Pengembangan ruang penerima area makam;
  • Pengembangan Taman Wisata Kedung Kancil;
  • Pengembangan Taman Edukasi dan Entertainment Sangiran;
  • Pembangunan Area Infrastruktur;
  • Pembangunan Fasilitas Pendukung;
  • LokasiDesa Sangiran, Desa Kalijambe, Desa Gemolong 

Aspek Keuangan

Nilai investasi : Rp 561.180.120.000

IRR: 23.40%

NPV B/C Rasio Payback Period DF=10% Rp 1.188.638.599.667 1.92 13 tahunDF=12% Rp 864.429.497.100 1.42 16 tahunDF=14% Rp 616.559.720.783 1.02 21 tahun


Contact:

Mr. Prambudi Trajutrisno

Head of Development of Tourism Destination DivisionYouth, Sports, and Tourism Agency of Central Java Province

Jl. Ki Mangunsarkoro No. 12 Semarang

Telp: +6224 8419958

No. HP: +62 822 26611173

Email: pram_tra@yahoo.co.id